Cara Menghitung Ampere 1 Phase dan 3 Phase: Rumus Watt, kVA, dan PUIL 2020

Berapa ampere untuk beban 1.000 watt, 5 kW, atau 100 kVA? Jawabannya bergantung pada tegangan, jumlah fase, dan faktor daya. Rumus di bawah menghitung arus beban; ukuran MCB, kabel, dan panel tetap harus dipilih setelah memeriksa kondisi instalasi serta proteksinya.

PUIL 2021 atau PUIL 2020?

Istilah “PUIL 2021” sering dipakai dalam pencarian. Katalog Badan Standardisasi Nasional mencantumkan seri SNI 0225:2020, Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL) 2020. Bagian 2 membahas desain instalasi, Bagian 4-43 proteksi arus lebih, dan Bagian 5-52 sistem perkawatan. Rumus daya listrik berikut adalah hubungan dasar listrik AC; tabel contoh di artikel ini bukan salinan tabel resmi PUIL.

Rumus menghitung ampere dari watt dan kVA

  • DC: I = P / U.
  • AC 1 phase: I = P / (U × cos φ).
  • AC 3 phase seimbang: I = P / (√3 × ULL × cos φ).
  • Jika diketahui kVA: I = S × 1.000 / U untuk 1 phase; I = S × 1.000 / (√3 × ULL) untuk 3 phase.

I adalah arus dalam ampere, P daya aktif listrik masukan dalam watt, U tegangan dalam volt, ULL tegangan antar fase, S daya semu dalam kVA, dan cos φ faktor daya. Jangan memakai 400 V sebagai tegangan fase-netral pada sistem 230/400 V. Jika angka kW adalah daya mekanis keluaran motor, masukkan pula efisiensi motor; lihat panduan arus motor pada artikel terkait.

Tabel contoh watt ke ampere

Angka berikut adalah hasil rumus, bukan rating kabel atau MCB. Asumsi: 1 phase 230 V, cos φ 0,90; 3 phase seimbang 400 V antar fase, cos φ 0,85. Jika faktor daya berbeda, hasil arus berubah.

Daya aktif masukan1 phase 230 V, PF 0,903 phase 400 V, PF 0,85
1 kW4,8 A1,7 A
5 kW24,2 A8,5 A
10 kW48,3 A17,0 A
20 kW96,6 A34,0 A
Nilai dibulatkan satu angka di belakang koma untuk kondisi yang disebutkan.

Contoh perhitungan 15 kW dan 100 kVA

Untuk beban listrik masuk 15 kW, 3 phase 400 V, cos φ 0,85: I = 15.000 / (√3 × 400 × 0,85) ≈ 25,5 A. Jika pada panel tertulis kebutuhan maksimum 100 kVA, 3 phase 400 V: I = 100.000 / (√3 × 400) ≈ 144,3 A. Perhitungan kedua tidak memerlukan faktor daya lagi karena kVA sudah merupakan daya semu.

Dari arus beban ke ukuran pengaman dan kabel

  1. Tentukan arus desain IB dari daftar beban serta faktor kebutuhan yang sesuai proyek; jangan otomatis menjumlahkan semua arus nameplate sebagai beban serentak.
  2. Pilih kabel dengan kuat hantar arus terkoreksi Iz sesuai metode pemasangan, suhu, dan pengelompokan. Baca tabel ukuran kabel dan cara menghitungnya.
  3. Koordinasikan pengaman agar IB ≤ In ≤ Iz pada kondisi yang relevan, kemudian periksa kemampuan pemutusan, karakteristik trip, jatuh tegangan, dan hubung singkat.
  4. Untuk panel tiga fase dengan beban tidak seimbang atau harmonisa, ukur tiap fase dan netral; arus total dari rumus tiga fase seimbang tidak menjelaskan kondisi tersebut.

Perlu perhitungan untuk panel baru? Kirim single line diagram dan daftar beban kepada CV Prakarsa Manunggal Teknik agar arus, pengaman, kabel, dan kapasitas panel dinilai bersama.

Rujukan teknis